22 Rancangan Peraturan Daerah Akan di Bahas Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Kutim.

Teropongmedia.com -Selama tahun 2018 ada 22 Rancangan Peraturan Daerah (Raperda), yang akan dibahas pemerintah kabupaten (Pemkab) kutai timur, bersama dewan perwakilan rakyat (DPRD) kutai timur.

Raperda yang dimaksud yakni penataan, pengusahaan, perizinan sarang burung wallet yang sementara tim Pansus dari DPRD sudah melakukan study banding ke pontianak beberapa waktu Lalu. Bukan hanya perda inisiatif dewan, raperda yang diusulkan Pemkab pun akan dibahas dan di selesaikan pada tahun ini, diantaranya Raperda Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Maloy, Penyiaran Radio Televisi (Tv) kutim, dan revisi perda tentang Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil).

Saat ini, ada enam raperda yang sedang diproses dan dikerjakan oleh tim panitia khusus (pansus). Ia pun meyakini, raperda tersebut dapat segera rampung. Dengan harapan, ke depannya nanti dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Kutim.

“22 Raperda yang akan dibahas Pemkab Dan DPRD Kutim,itu sudah termasuk raperda tahun lalu 2017 yang belum sempat terselesaikan,” ucap Mastur Djalal.

“Saat ini, kami hanya memprioritaskan Raperda yang dapat menghasilkan PAD di Kutim,” jelasnya Mastur Djalal

Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Kutim, Mastur Djalal menjelaskan, dari tiga raperda inisiatif dewan, yang berhasil di perdakan pada tahun lalu hanya ada dua. Maka dari itu, DPRD bersama Pemkab akan merampungkan sisanya tahun ini.

“Jadi, usulan raperda tahun lalu dan sekarang, bila digabung ada sekira 22 raperda yang akan dibahas. Di mana pada tahun lalu 12 raperda berhasil kami perda-kan,”Tutupnya Mastur Anggota perwakilan daerah pemilihan empat atau sering disebut Benteng Mawakkal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *