Anggota Komisi C DPRD Kutai Timur, Leny Susilawati Anggraeni Berharap Sektor Unggulan Kutim Lebih di Tingkatkan

Teropongmedia.com –Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) sangat mengapresiasi langkah pemerintah mendorong sektor non pertambangan dan perkebunan untuk menggenjot Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Dikatakan Anggota Komisi C DPRD Kutim, Leny Susilawati Anggraeni saat ditemui di kediamannya pada (02/02/2018) malam. Leny menyarankan agar Pemkab Kutim fokus mendongkrak PAD Kutim, dalam hal ini sektor perkembangan Pariwisata di Kutai Timur dan Perkebunan serta Pengusaha Sarang Burung Walet.

Dari sektor ini, Leny optimistis, Kutai Timur (Kutim) akan bisa lebih leluasa untuk merumuskan program peningkatan kesejahteraan rakyat. Disamping itu, dari ketiga sektor ini akan punya dampak ekonomi langsung terhadap peningkatan pendapatan rakyat,” ujar Leny.

Menurutnya, Pemkab dan DPRD Kutim saat ini harus fokus memikirkan pengembangan sektor lain diluar sektor pertambangan untuk mendulang pendapatan daerah dan meningkatkan taraf hidup masyarakat. Hal ini pun sesuai dengan yang disampaikan Bupati Kutim Ismunandar saat pelaksanaan rapat paripurna pada maret lalu, dimana Ia mengatakan bahwa Kutim mulai lepas dari ketergantungan pertambangan.

“Saat ini terpenting memikirkan bagaimana PAD Kutim dapat kita kembangkan diluar sektor Pertambangan. Masih banyak di kutim ini yang berpotensi menghasilakn PAD,” terangnya.

Politikus asal Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Sekaligus ketua DPC Kutai Timur ini berharap seperti sektor Pariwisata di Kutim dapat lebih dikembangkan. Mengingat tempat wisata di Kutim tidak kalah indahnya dari pulau lain. Ia pun berharap, ini bukan hanya tugas dari Pemkab maupun dari DPRD saja, melainkan ini menjadi tanggung jawab bagi seluruh masyarakat sebagai salah satu motor perekonomian di daerah sendiri.

“Jika kita bekerjasama dengan baik, kedepan PAD bisa dipastikan naik,” harapnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *