Antisipasi Kenakalan Remaja, DPRD Siapkan Perda

Teropongmedia.com –Ketua komisi D, Angga Redianata Al Hasani menanggapi tentang maraknya kasus komix, lem dan alkohol 70 persen yang di oplos.

Dikatakan Redi, terkait banyaknya temuan baik dari masyarakat maupun pihak instansi pemerintahan, bahwa dibeberapa daerah banyak ditemui bungkus bekas Obat Batuk merek Komix, seperti di danau polder, Gedung eks kampus STAIS yang digunakan wadah bagi anak-anak untuk melakukan aksinya.
“Butuhnya pembuatan peraturan jam malam kepada anak dibawah umur, jam 10 malam yang masih berstatus pelajar dilarang keras berkeliaran, jika masih melanggar maka akan ada sanksi,” tegasnya. Selasa (10/04) siang.

Peraturan yang baru akan direncanakan ini, berharap agar kedepannya anak-anak Kutai Timur dapat menghindari hal-hal negative yang hanya merugikan diri sendiri. Selain itu, dijelaskan Redi, anak-anak juga harus dibawah pengawasan orang tua, masyarakat hingga pemerintah.

“Pihak sekolah juga harus mengkampanyekan gerakan Anti narkoba yang tercantum Dalam Buku Saku Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) Badan Narkotika Nasional,” tegasnya.

Penyalahgunaan obat-obatan secara berlebihan di kalangan generasi muda dan juga pelajar kini meningkat. Maraknya penyimpangan perilaku generasi muda dan pelajar tersebut, dapat membahayakan keberlangsungan hidup bangsa ini di kemudian hari. (Fitri/EL).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *