Dprd Kutai Timur, kutai timur Ketua Pansus Adi Sutianto DPRD Kutai Timur Reses ke Pontianak, Tentang Pentingnya Penataan Bangunan Sarang Burung Walet.

Teropongmedia.com -Rancangan peraturan daerah (Ranperda), Ketua pansus bentuk rancangan tentang pengaturan, pengelolaan usaha dan budidaya sarang Burung walet (Collocalia vestita) yang kembali dalam prolegda Kutai Timur 2018.

Panitia khusus (Pansus) telah mengikuti apa yang sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia, adapun anggota pansus yang telah tergabung didalamnya.

Ketua pansus Adi Sutianto (Fraksi Golkar, Wakil ketua Agus Aras (Demokrat), Sekretaris Arfan (NKB), sedangkan anggota pansus, Agiel Suwarno (PDIP), Didiek Prabowo (Gerindra) dan Jhoni (PPP).

Beliau menjelaskan pembentukan raperda harus didasari penelitian dan pemantauan bangunan sarang walet yang terbilang cukup banyak dan belum tertata dengan baik.

“Kami anggota pansus berjumlah tujuh orang akan berusaha bekerja semaksimal mungkin, Insha Allah semua akan berjalan dengan lancar dan dapat menjadi perda sesuai dengan keinginan kita semua”ucap Adi Sutianto ketua pansus.

“Karena maraknya bangunan sarang burung walet di Kutai Timur, khususnya di Sangatta, ini perlu diatur ulang demi menjaga kesehatan dan kenyamanan masyarakat dan yang paling penting melihat kondisi perputaran ekonomi di Kutai Timur saat ini menurun, akibat dana bagi hasil (DBH) yang terkena pangkasan, hal ini dapat menjadi salah satu sumber peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) melalui pajak retribusi” tegas Adi Sutianto saat wawancara

Ketika hal ini diberlakukan, Beliau menegaskan bangunan sarang burung walet harus tertata dengan baik serta ramah lingkungan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *