Himbauan Wakil Ketua Komisi D DPRD Kutai Timur Edi Santoso Terkait Maraknya Peredaran Narkotika

MEDIATEROPONG, Sangatta – Wakil Ketua Komisi D DPRD Kutai Timur Edi Santoso merasa prihatin akan peredaran Narkotika di wilayah Kutim. Senin (26/03/2018) pagi.

Sesuai data yang dihimpun teropong media dari Satuan Narkotika Polres Kutim yang di katakan Kapolres Kutai Timur AKBP Teddy Ristiawan melalui Kasatreskoba Polres Kutim IPTU Abdul Rauf. Dalam Kurun waktu 5 hari terhitung sejak tanggal 15 sampai dengan 20 maret 2018, didapati 8 kasus narkoba, 5 diantaranya berasal dari wahau dan kongbeng, dengan barang bukti yang disita seberat 40,94 gr sabu sabu.

Dijelaskan Edi, menanggulangi peredaran dan penggunaan narkoba, diperlukan kerjasama berbagai pihak. Terutama masyarakat yang harus berperan aktif dalam pemberantasan narkoba. Dengan mengarahkan anggota keluarganya pada kegiatan yg lebih positif seperti olahraga,Karangtaruna dan kegiatan keagamaan untuk menghindari penggunaan narkoba.

“Yang paling penting yakni peranan dari keluarga, karena keluarga memegang peranan yang sangat penting untuk saling menjaga dari bahayanya narkotika,” jelasnya.

Sekadar diketahui, mulai awal januari  sampai dengan 15 maret 2018 Polres Kutai Timur mencatat  terdapat laporan atau pengaduan mengenai narkoba sebanyak 27 buah dengan tersangka sebanyak 33 orang, barang bukti yang disita 144,92 gram sabu. Periode tanggal 15 maret s/d 20 maret 2018  terdapat 6 kasus dengan tersangka 8 Orang dan barang bukti 40,94 gram narkoba jenis sabu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *