Sangkulirang-Mangkalihat Karst : Prehistoric Rock Art Area.

MEDIATEROPONG.Com – Sangatta, Demi menetapkan Karst Sangkulirang Mangkalian sebagai Cagar Budaya di Kutai Timur Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Kutai Timur melaksanakan Focus Group Discussion (FGB) di ruang pelangi dua Hotel Royal Sangatta. Selasa (24/04) pagi.

Pelaksanaan rakor focus group discussion (FGD)  pembahasan draft peraturan Bupati Kutai Timur tentang cagar budaya dan tahapan dossier untuk situs warisan dunia karst Sangkulirang Mangkaliat. Selasa (24/04) pagi.

Dihadiri langsung Wakil Bupati Kutai Timur Kasmidi Bulang, Bidang pelestarian cagar Budaya dan Permuseuman, Dinas kebudayaan Kutai Timur, Dinas Pariwisata Kutai Timur, serta unsur-unsur Pemerintahan Provinsi Kabupaten Berau, Kabupaten Kutai Timur dan Stake Holder lainnya.

“Momentum ini sebagai pendorong kita selalu berupaya agar kedepan situs dunia karst yg ada di Berau dan Kutai Timur, Sangkulirang mangkalihat menjadi situs warisan dunia UNESCO the word heritage,” kata Kasmidi.

I Made Kusumajaya menyampaikan dalam kegiatan FGD, bahwa pentingnya sumber daya Arkeologi ditetapkan sebagai cagar budaya tingkat kabupaten/kota, provinsi dan dunia. Apabila cagar budaya tidak menjadi perhatian pemerintah, maka cagar budaya akan musnah, kehilangan wujud dan bentuk asli, kehilangan sebagian besar unsurnya serta tidak sesuai dengan persyaratan pada pasal 42, 43 dan 44.

“Untuk membangun bangsa yang bermartabat tentu saja kita harus menjaga cagar budaya,” terangnya.

Kegiatan rapat koordinasi FGD ini untuk melanjutkan penyusunan naskah nominasi warisan dunia dari kegiatan sebelumnya di Samarinda. Sehingga situs dan cagar budaya yang ada di Kutai Timur dapat terpantau, terpelihara, dan terjaga dengan baik. (Fitri/EL)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *