Ketua adat besar kutai Sayyid Abdal Nanang Al Hasani menuturkan hasil pertemuan dengan PT.THIESS

Teropongmedia.com -Ditemui di ruang kerjanya di hotel amar, Ketua adat besar kutai Sayyid Abdal Nanang Al Hasani menuturkan hasil pertemuan dengan PT.THIESS mengenai kesepakatan penggunaan tenaga kerja lokal.(12/04)

Dalam pertemuan yang bertema silaturrahmi tersebut dia menuturkan bahwa ada terbentuk suatu kerjasama mengenai penggunaan tenaga kerja lokal daerah oleh PT. THIEES dengan Lembaga Adat Besar Kutai, menurutnya  PT THIEES menyepakati bahwa lembaga adat besar kutai melalui salah satu badan usahanya akan mensupply tenaga kerja kepada PT.THIEES. dan dalam hal ini dia menegakan bahwa yang disalurkan adalah tenaga kerja lokal,putra putri daerah dari segala etnis,suku ataupun golongan yang berada di sangatta.

“Penerapan nya nanti 1 pintu,melalui badan usaha adat besar,semua tenaga kerja lokal dari semua etnis di kutai timur akan diusulkan melalui adat besar untuk di seleksi oleh PT.Thiees. dan tentunya mengenai diterima ataupun tidak itu kewenangan PT.THIEES  seutuhnya.  yang pasti tenaga kerja lokal yang kami utamakan di adat besar.”ucapnya.

Senada dengan yang diucapkan ketua adat besar,sekretaris adat Rustam Efendy lubis juga menuturkan hal yang senada, dan menurut dia untuk menindak lanjuti hasil kesepakatan dengan PT. THIESS, dalam waktu dekat pihak adat besar akan mengadakan pertemuan dengan semua komunitas etnis ataupun suku di Kutai Tmur yang berada dalam naungan adat besar untuk membahas masalah penyerapan tenaga kerja lokal oleh perusahaan yang kali ini adalah PT.THIEES.

“Dalam waktu dekat akan kami adakan pertemuan dengan semua komunitas dari berbagai suku di kutai timur,untuk membahas penyerapan tenaga kerja lokal ini,dengan harapan mereka bisa menyukseskan sistem 1 pintu yang sudah kami sepakati dengan pihak thiees. Juga untuk menghindari gejolak  yang mungkin timbul dalam pemahaman sistem 1 pintu yang diterapkan ini.”jelasnya

Dia juga menambahkan dengan digunakannya sistem 1 pintu ini monopoli mengenai penyerapan tenaga kerja bisa dikurangi mengingat adat besar kutai adalah lembaga yang langsung di SK kan oleh pemerintah dan menaungi semua komunitas etnis maupun suku di Kutai Timur.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *