Paslon Nomor 3 Sambangi Kutai Timur

Teropongmedia.com -Puncak demokrasi pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Timur periode 2018-2023 semakin mendekati puncaknya. Hal ini yang membuat pasangan calon nomor 3 Isran-Hadi menyambangi Kabupaten Kutai Timur.

Pasangan yang mengusung slogan ” Kaltim Berdaulat” melaksanakan kampanye di Posko Pemenangan yang terletak di Jalan Yos Sudarso II, Sangatta Utara. Senin (30/04) malam.

Dalam kampanye ini, dihadiri dari berbagai kalangan masyarakat yang ada di Kabupaten Kutai Timur. Tak hanya masyarakat setempat, beberapa partai pengusung yang ada di Kabupaten Kutai Timur pun turut meramaikan kedatangan Paslon Nomor 3 tersebut.

Seno Aji, Ketua tim Sukses Isran-Hadi Provinsi Kaltim sekaligus anggota Partai Gerindra Provinsi Kaltim mengatakan, kedatangan Paslon Nomor 3 ini dalam rangkaian menyampaikan Visi dan Misi dalam memenangkan Pesta Demokrasi 5 tahunan ini.

“Disini kami juga ingin mengetahui apa-apa saja keluhan yang ada di masyrakat Kutim, setelah beberapa hari yang lalu kita dari Balikpapan dan Samarinda,” katanya.

Sementara itu, dijelaskan Aji. Pada keesokannya Paslon Nomor urut 3 ini akan melakukan blusukan di dua pasar tradisional yang berada di Kota Sangatta, dalam blusukan yang hendak ia lakukan, semata-mata hanya ingin mengetahui permasalahan yang terjadi dari para pedagang, mengingat di beberapa tempat sempat Ia mendengar langsung bahwa pedagang mengalami penurunan omset lantaran kutim sempat mengalami defisit anggaran dua tahun berturut-turut.

“Pasar Induk Sangatta dan pasar seberang yang akan kami kunjungi, setelah itu akan kami lanjutkan di gedung Buana mekar untuk mendengar aspirasi dari para buruh di kutim terkait permasalahan yang ada baik dari para pedagang maupun dari para pekerja,” imbuhnya.

Habis dari Gedung Buana Mekar, di jelaskan Aji, rombongan Pemenangan Isran-Hadi akan melanjutkan kampanye di daerah Bengalon, Koubun.

Sekadar diketahui, dimata warga Kutim, sosok Isran Noor Cagub Kaltim Nomor urut 3 ini sudah tidak asing lagi. Pasalnya, Ia pernah memimpin Kutim pada periode 2011-2016 ini merupakan sosok yang sangat rendah hati. Hal ini lah yang membuat dirinya seakan di rumah sendiri saat berada di Kutai Timur.

Akan tetapi, sebelum masa jabatannya berakhir, terhitung sejak tertanggal 27 Februari 2015. Ia resmi mengundurkan diri sebagai Bupati Kutai Timur dan digantikan oleh Wakil Bupati Ardiansyah Sulaima dan melanjutkan kepeminpinannya satu tahun kedepan yakni hingga 13 Februari 2016.

Ia kembali masuk ke kancah politik lantaran melihat Kalimantan Timur yang masih belum mengalami kemajuan signifikan, sehingga Ia bertekat ingin memajukan Kaltim dengan masuk ke kancah Pemilihan Calon Gubernur periode 2018-2023, dengan didampingi Hadi Mulyadi sebagai Calon Wakil Gubernur Kaltim dengan mengusung Selogan “ Berani Untuk Kaltim Berdaulat”. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *