Penanggulan Kedaruratan Kesehatan, Kementerian Kesehatan Melaksanakan Penyusunan Rencana Kontijensi.

Teropongmedia.com -Kedaruratan kesehatan masyarakat (KKM) salah satu bentuk dari kesiapan Pemerintah dan Masyarakat untuk menanggulangi KKM, Hal-hal yang dapat menimbulkan KKM adalah Evolusi, Resistensi terhadap Antobiotik, Globalisasi, Industrilisasi, Perubahan iklim, Peningkatan drastis jalur hewan patogen, dan jalur vektor patogen serta makananan, Nubika dan lain-lainnya.

Acara yang dihadiri oleh lima puluh satu instansi, antara lain Rumah sakit umum kudungga, Rumah sakit swasta, Puskesmas, Klinik, SOS, Dinas kesehatan, Kementrian Kesehatan, Basarnas, Kodim, Polri,Lanal,PMI dan instansi lainnya.

Bertempat di Hotel Royal Victoria ruang pelangi satu (19/04/2018) pagi, Jalan Pendidikan no satu.

Penanggulangan kedaruratan kesehatan masyarakat ini, tidak hanya membahas tentang perencanaan workshop kontijensi, tapi juga membahas tentang virus penyakit yang sedang mewabah di Indonesia, yaitu bahaya Difteri.

Dr. Yuwana pun menjelaskan tentang penyakit Difteri, “Kejadian luar biasa(KLB) Difteri dapat dicegah dengan Imunisasi Dasar, pada saat bayi, Taman Kanak dan imunisasi lanjutan usia Sekolah Dasar. kemudian pada bulan september Insya Allah kita akan melakukan vaksin Campak dan Rubella secara massal”.

Banyaknya masyarakat yang masih ragu akan kehalalan vaksin, tidak sedikit warga Kutai Timur yang masih enggan melakukan vaksin.

“Tujuan kami, adalah untuk menjelaskan tentang halal haramnya vaksin, karena sebagian masyarakat masih ada yang ragu”, ucap Bachrani.

Lanjutnya ” Kita pikir saja, warga yang akan berangkat haji saja wajib di vaksin, guna pencegahan penyakit menular dari luar, jadi bagaimana bisa kita masih berpikir bahwasanya vaksin itu haram”.tegas Bachrani.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *