Rapat Pleno Terbuka Serentak se-Kutai Timur. DPSHP dan DPT.

Teropongmedia.com -Komisi pemilihan umum (KPU) Kabupaten Kutai Timur menggelar Rapat pleno terbuka tentang rekapitulasi bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Timur.

Acara yang dihadiri oleh Delapan Belas Kecamata se-Kutai Timur ini membahas tentang Daftar pemilihan tetap (DPT), bertempat di Hotel Royal Victoria ruang pelangi dua. Kamis (19/04/2018) pagi.

Rekapitulasi Daftar pemilih sementara hasil perbaikan (DPSHP) saat ini ada, Seratus empat puluh satu (141) Desa, dari Delapan belas (18) kecamatan se-Kutai Timur.

Dengan total Enam ratus delapan puluh lima (685) TPS yang ada, total pemilih laki-laki Seratus enam belas ribu dua ratus delapan puluh tujuh (116.287) jiwa, dan perempuan Sembilan ribu delapan ratus enam puluh satu (98.061) jiwa. Jika ditotal Daftar pemilih tetap (DPT) yang ada di Kutai Timur terdapat Dua ratus empat belas ribu tiga ratus empat puluh delapan (214.348) jiwa.

Sedangkan untuk kategori dalam penentuan pemilih diantaranya adalah apakah meninggal dunia, data ganda, pindah domisili dan belum cukup umur serta tercatat sebagai anggota TNI – POLRI, dan jika nama nama atau data yang masuk dalam kategori diatas dinyatakan tidak memenuhi syarat maka akan dicoret sebagai pemilih.

Fahmi Idris membenarkan di forum ini pihaknya memberikan waktu untuk revisi atau koreksi, karena di rapat pleno inilah yang dinilai tepat untuk melakukan koreksi.

Lanjutnya”Setelah diplenokan di masing-masing tingkatan, jika ada kekeliruan atau ada temuan dari Panwas dapat dibicarakan di forum rapat pleno ini. Sehingga meminimalisir potensi-potensi angka yang tidak tepat atau tidak benar. Koreksi di luar forum pleno justru merupakan koreksi yang tidak tepat,”

Pada kecamatan Busang ada mengalami keselisihan jumlah Daftar pemilih tetap (DPT) dengan pihak Panwas, dimana dari pihak kecamatan Busang DPT laki-laki 1730-perempuan 1422, namun dari pihak Panwas laki-laki 1731-perempuan 1421.

Namun hal ini dijelaskan oleh PPK Busang, karena ada kesalahan dalam penginputan data, namun hal ini sudah di revisi ulang pada saat pleno.

Adanya koreksi yang terjadi di forum yang dihadiri Panitia pemilihan kecamatan (PPK) dari seluruh kecamatan di Kutai Timur, Panwas Kabupaten Kutai Timur maupun lainnya tersebut, pihak kecamatan mengatakan hal ini diantaranya karena ada eror dalam input, salah jumlah maupun lainnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *