Pelaksaan Pelas Perdamaian Adat Dayak Warga Dayak dan Warga KKSS.

Prosesi Pelas Adat Dayak Mannya’an Kab Kutim, tindak lanjut dari tindak kriminal pinikaman warga dayak yang saat ini proses hukumnya telah berjalan di Pengadilan Negeri Sangatta.

Hadir dalam acara pelas Adat Dayak ini antara lain Ketua DAD Kutim sekaligus Ketua Harian PDKT Kab. Kutim Harpandy, Ketua KKSS, Kepala Desa Sangatta Selatan, Perwakilan Polres Kasat Intel, Kapolsek Sangatta Utara, Sesepuh Dayak Manya’an dan Dayak Kapuas serta Aliansi Dayak Bersatu.

Prosesi ini merupakan, tekad awal kami untuk tetap menjunjung Hukum Positif dalam penyelesaiaan kasus hukumnya dan saat ini sudah masuk ke proses persindangan.

Adapun acara Adat Dayak ini merupakan ritual Dayak yang harus tetap kami junjung sebagai pertanggung jawaban pihak pihak yang terkait. Dengan adanya ritual ini, Kami sepakat agar kejadian kriminal ini tidak terulang lagi di kemudian hari.

Selain itu prosesi pelas Adat Dayak ini bertujuan, agar tidak ada rasa dendam dan semakin di perkuatnya tali silahturahmi antara warga Masyarakat Kab Kutim secara khusus Warga Dayak dan Warga KKSS.

Semoga pesan Damai ini bisa mengakar di kehidupan Masyarakat Kab Kutim, secara khusus Warga Dayak dan Warga KKSS.

Ujar Felly Lung, SH. Ketua Umum Aliansi Dayak Bersatu Kab. Kutim.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *