RSUD Kudungga Resmi Kerjasama dengan Pihak Disdukcapil.

teropongmedia.com, Sangatta- Seperti informasi yang beredar sebelumnya, bahwa pihak RSUD belum menyetujui Kerjasama yang ditawarkan Disdukcapil, untuk memudahkan masyarakat dalam pelayanan akta kelahiran dan akta kematian.

Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) gelar Rapat koordinasi dengan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kudungga Sangatta, Rabu (23/5/2018) diruang Rapat Kantor Disdukcapil. Rapat koordinasi tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Disdukcapil Kutim, Januar Harlian Putra Lembang Alam (HPLA), dan dihadiri Direktur Utama RSUD Kudungga Sangatta dr Hj Anik Istiyandari dan jajarannya. Pertemuan ini membahas rancangan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antar Disdukcapil dan RSUD Kudungga Sangatta dalam penerbitan akte kelahiran dan akte kematian bagi masyarakat Kutim.

Direktur RSUD Kudungga Sangatta dr Hj Anik Istiyandari angkat bicara, bahwa pihaknya bukan menolak perjanjian kerja sama (PKS) tersebut seperti yang sudah disampaikan senin lalu, namun ada beberapa item didalam PKS tersebut yang tidak mampu dipenuhi oleh pihak RSUD dan hal ini perlu dikoordinasikan lebih lanjut.

“PKS tersebut ada 18 item yang harus dikumpulkan dari pasien, dan ini tentu tidak mampu kami lakukan. Pasalnya RSUD merupakan Rumah Sakit rujukan dari berbagai Puskesmas dari Kecamatan-Kecamatan yang jauh, sehingga kelengkapan yang mereka (pasien) bawa tidak lengkap, contoh tidak membawa KK asli,” tegas Anik

Dikesempatan yang sama Kepala Disdukcapil yang didampingi Sekretaris Disdukcapil Ajuansyah menjelaskan bahwa PKS tersebut bersifat fleksibel dan tidak harus menuntut data dilengkapi oleh pihak RSUD, dan kami yang akan mengambil berkasnya ke Rumah sakit.

Akhir dari kesepakatan antara Disdukcapil dan RSUD Kudungga. Pihak RSUD akan memberikan sosialiasi pembuatan akta, baik akta kelahiran maupun akta kematian kepada pasien dan keluarga, RSUD akan mengumpulkan data pasien seperti Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Keluarga (KK) dan kelengkapan lainnya. Selanjutnya akan menginformasikan kepada Disdukcapil untuk menjemput data pasien dirumah sakit. Apabila masih ada persyaratan yang masih kurang, maka akan menjadi tugas Disdukcapil untuk koordinasi dengan pasien, untuk melengkapi data-data yang diperlukan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *