Hari Pertama Masuk Kantor, Pemerintah Kutim Bentuk Empat Tim Sidak

teropongsangatta.com,Sangatta, Berdasarkan keputusan Bupati Kutai Timur Ismunandar 800.02/0133/BKPP/SIAK-AA/Vl/2018 tanggal 04 juni 2018. Tentang pembentukan Tim Inspeksi Mendadak (Sidak) bagi pegawai negeri sipir (PNS) dan tenaga kerja kontrak daerah (TK2D) dilingkungan pemerintah kabupaten Kutai Timur.

Wakil Bupati Kutai Timur Kasmidi Bulang bersama Asisten satu Mugeni dan Sekertaris Daerah Irawansyah melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Timur, Kamis (21/6/2018).

Sidak tim kesatu yang di pimpin Wakil Bupati Kutai Timur Kasmidi Bulang di mulai dari Sekretariat Daerah Kabupaten Kutim usai apel pagi rutin yang dilaksanakan di lingkup pemerintah Kabupaten Kutim, dilanjutkan ke Badan Penelitian dan Pengembangan Kabupaten Kutim, Sekretariat DPRD Kutim, Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Kelautan dan Perikanan, Dinas Sosial, BAPEDA, BKPP, Inspektorat Wilayah, Dinas Pendidikan serta Dinas Tenaga Kerja.

Hari pertama ngantor usai libur lebaran Idhul Fitri 1439 Hijriyah, tidak main-main. Satu persatu Pegawai baik ASN maupun honorer diabsen satu persatu. Pinta Kasmidi.

“Kita harus absen satu persatu agar tahu apa benar mereka sudah masuk kerja atau hanya sekedar titip absen saja kepada temannya, jika ada hal yang seperti itu terjadi semoga tahun depan tidak terulang lagi”ucap Kasmidi

Mengenai sanksi yang akan diberikan kepada Aparatur sipil negara (ASN) yang tidak hadir adalah berupa teguran sebagaimana ketentuan yang berlaku. Jika ditemukan ASN yang telah berkali-kali melakukan pelanggran maka akan diberikan sanksi yang berat. Sedangkan untuk Tenaga kerja kontrak daerah (TK2D) masih sedang dibicarakan sanksi apa yang pantas untuk diberikan.

Kasmidi menegaskan untuk sanksi bagi pegawai ASN akan diserahkan langsung ke Menteri Pendayagunaan Apartur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) karena hasil Sidak akan dikirim ke PANRB dan untuk TK2D akan dirumuskan sanksinya.

“Persentasi akan kita lihat terlebih dahulu jika banyak seperti tahun lalu kita akan kumpulkan namun jika sedikit kita akan kumpulkan per SKPD, kita akan segera rumuskan sanksi terbaik untuk TK2D yang tidak hadir pasca libur lebaran”jelasnya

Lebih lanjut “Yang pasti kita bangga karena ternyata pegawai kita sudah mengikuti peraturan yang ada yakni dapat hadir kerja kembali pasca libur panjang Hari Raya Idul Fitri 1439 H, memang masih saja ada yang tidak hadir bahkan masih ada yang di absenkan temannya akan tetapi persentasenya sangat kecil sekali dibanding dengan tahun lalu,”tandasnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *