KPU Jemput Bola, Puluhan Napi Berikan Hak Suara.

teropongmedia.com,Sangatta- Sebanyak Lima puluh empat (54) penghuni lembaga pemasyarakatan (lapas) atau rumah tahanan negara (rutan) Kutai Timur menyalurkan hak pilih mereka dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak. Pemilihan Gubernur yang digelar Rabu (27/6). Mereka merupakan narapidana dan/tahanan yang masuk dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT).

DPT di lapas dan rutan adalah mereka yang memiliki kartu tanda penduduk setempat yanh sebelumnya telah melakukan perekaman data. Berdasarkan alamat di petikan vonis bahwa narapidana yang berdomisili di Kutai Timur , Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang mengecek ke dinas kependudukan dan muncul DPT.

“Sebelumnya pihak kami melakukan perekaman data lebih dahulu, untuk memastikan jumlah DPT dirutan ini”,jelasnya Ketua KPU Kutim

Narapidana maupun tahanan, tidak serta merta menghilangkan hak politik penghuni lapas dan rutan sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah No. 32 Tahun 1999 tentang Syarat dan Tata Cara Pelaksanaan Hak Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) khususnya pasal 51 (1-3). Hal ini sejalan dengan pasal 19 (1) Undang-Undang (UU) No. 10 Tahun 2008 tentang Pemilihan Umum, pasal 43 UU No. 39 Tahun 1999 tentang HAM, serta pasal 25 UU No. 12 Tahun 2005 tentang Pengesahan Kovenan Hak Sipil Politik. Terang Fahmi indris Ketua KPU Kutim yang didampingi Wakapolres Supriyanto. (27/6) Rumah tahanan Polres Bukit pelangi.

“WBP harus dibantu agar tetap dapat melakukan pencoblosan karena mereka memiliki hak pilih berdasarkan ketentuan undang-undang, oleh sebab itu kami pihak KPU menjemput bola kesini, agar mereka mendapatkan haknya dalam pemilihan suara”, lanjut Fahmi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *