150 Kuota Sertifikasi Tanah Untuk Pelaku UKM di Kutim.

teropongmedia.com,Sangatta- Demi membantu pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) agar dapat memperoleh permodalan melalui pinjaman dana dari perbankan. Pemerintah Kabupaten Kutai Timur bekerjasama dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN), memberikan peluang bagi para pelaku UKM untuk mendapatkan prona sertifikat tanah tempat usaha.

Sebanyak seratus lima puluh kuota dalam Program Agraria Nasional (Prona) dan Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL), diperuntukan untuk Usaha Kecil Menengah (UKM) di Kutai Timur pada tahun ini.

Namun yang menjadi masalah, tidak ada jaminan sebagai modal pinjaman tesebut, hal ini dijelaskan oleh Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kutai Timur, Muhammad Husaini pada saat Pembukaan sosialisasi perkreditan dan perpajakan yang diadakan oleh Ruang Rapat Dinas Koperasi dan UKM, kemarin Rabu (18/7) Bukit Pelangi.

“Berbagai upaya dilakukan Diskop UKM untuk memberdayakan pelaku UKM di Kutai Timur, selain memberikan pendampingan para pelaku UKM untuk mengembangkan usaha, maupun akses kelembaga keuangan perbank kan untuk mendapatkan pinjaman modal usaha”,jelasnya.

Lebih lanjut, Husaini menambahkan, “Yang sering menjadi masalah para pelaku UKM untuk mendapatkan pinjaman modal yakni tidak adanya jaminan seperti tanah atau bangunan, untuk itu sudah dua tahun terakhir Diskop UKM bekerjasama dengan BPN, untuk memberikan kesempatan bagi UKM yang ingin mendaftarkan tanah tempat usahanya yang bersertifikat, dengan harapan, jika lahannya bersertifikat maka dapat menjadi jaminan sebagai pinjaman modal ke bank”,tandasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *