Kurun Waktu 7 Bulan, Polres Kutim Ungkap 63 Kasus Narkotika.

teropongmedia.com,Sangatta- Banyaknya kasus narkotika diwilayah Kutai Timur membuat anggota Kepolisian Kutai Timur harus selalu siap siaga dalam mengawasi peredaran narkoba di Kutai Timur.

Dalam kurun waktu tujuh (7) bulan Polres Kutim berhasil mengungkap sebanyak enam puluh tiga (63) kasus narkoba di Kutim, dari tujuh puluh satu (71) orang pelaku, diantaranya tujuh puluh (70) laki-laki dan satu (1) perempuan.

Hal ini diungkapkan oleh Kapolres Kutai Timur, Teddy Ristiawan saat melakukan pemusnahan barang bukti narkotika di Mako Polres Bukit pelangi, Kamis (26/7).

” Dalam tempo tujuh bulan kami (tim) dapat mengungkap 63 kasus narkotika di Kutim. Kedepannya kami akan membuat program zero narkoba, membasmi bersih barang haram tersebut”,jelasnya.

Lebih lanjut “Kita juga akan mengadakan sekolah bebas narkoba di seluruh Kecamatan, Siswa-siswi dididik sejak dini agar tidak salah pergaulan kelak dan menyampaikan bahaya narkoba kepada lingkungan barunya, serta menggalakan kampung bebas narkoba, kelak juga ada duta narkoba dari kalangan muda”,tandasnya.

Delapan puluh (80) persen sel Polres Sangatta dan bontang ini dipenuhi dengan kasus narkoba. Ini membuktikan bahwa Kutai Timur termasuk wilayah yang gawat peredaran Narkotika.

Teddy juga menjelaskan bahwa tidak semua barang bukti dimusnahkan, karena ada yang menjadi sampel untuk dipersidangan. Ia juga mengatakan bahwa pemberantasan narkoba tidak ada jeda, mengingat Kutim adalah jalur yang terbuka dari segala penjuru.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *