PAD Kutim Sudah Capai 98,22 Persen, Penerimaan Pajak Kutim Sudah Lampaui Target.

teropongmedia.com,Sangatta- Tim Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kutai Timur terus menambah pemasukan dari sektor pajak daerah dan retribusi yang merupakan salah satu sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Akibat pemangkasan terhadap keuangan daerah, membuat Kutai Timur (Kutim) berpikir untuk tidak terus menerus mengandalkan dana bagi hasil dan royalty batubara. Yang selalu menajadi sektor pengisi pundi-pundi keuangan pun dimaksimalkan.(15/8)

Hasilnya, sampai dengan Agustus 2018 ini, Bapenda Kutim telah membukukan PAD sebesar Rp 87,5 miliar atau 98,22 persen dari target yang diharapkan, sebesar Rp 89,14 miliar. Dari sektor pajak, retribusi dan pendapatan daerah lainnya.

Namun, angka tersebut bukan berarti seluruh instansi penerima pajak dan retribusi sudah bekerja maksimal. Karena
dari 14 instansi penerima retribusi, masih banyak yang penerimaannya di bawah 50 persen. Bahkan ada yang belum sampai 30 persen.

Kepala Bapenda Kutim H. Musyaffa menerangkan pajak yang dikelola oleh pihak Bapenda sudah over target yakni hingga 123,15 persen. Dimana target yang diharapkan pada awal tahun 2018 yakni sebesar Rp 32,913 milyar. Maka pada minggu kedua Agustus, telah terkumpul anggaran mencapai Rp 40,531 milyar lebih.

“Untuk Bapenda, kami sudah merealisasikan pendapatan dari pajak daerah sebesar 123,15 persen dari yang ditargetkan. Yakni, Rp 40,531 miliar dari target Rp 32,913 miliar”,ungkapnya

Lebih lanjut Kepala Bapenda Musyaffa, “Kami di Bapenda tidak berpikir mencapai target. Tapi bagaimana melebihi target. Jadi meski sudah melebihi target, tetap kita genjot dimana yang bisa memberi pemasukan bagi daerah,”tegasnya.

Kemudian untuk retribusi daerah yang dikelola SKPD Teknis telah mencapai 81 persen. Terus komponen PAD lainnya, hasil pengelolaan kekayaan daerah sudah 89 persen, sehingga total sudah tercapai hingga 98,22 persen,” jelasnya dihadapan wartawan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *