Kutim Gelar Apel Siaga Cegah Karhutla.

teropongmedia.com,Sangatta- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Timur (Kutim) menggelar apel siaga untuk menyiapkan kesiagaan dalam menghadapi musim kemarau dan pencegahan terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dalam apel yang digelar di halaman kantor Bupati Kutim Senin (10/9), turut dihadiri berbagai pihak terkait. Mulai dari unsur pemerintah, daerah, swasta dan masyarakat.

Semua persiapan dan kesiapan serta penanganan karhutla terintegrasi dan dikontrol di Situation Room baik di pemukiman maupun di daerah hutan dan lahan. Pasalnya, sebagian besar wilayah Kutim merupakan kawasan hutan yang belum terjamah. Saat musim kemarau, banyak yang mengering sehingga rawan terjadi kebakaran Imbuh Bupati Kutim Ismunandar.

“Tahun 2015 lalu pernah terjadi karhutla, saat itu saya masih menjabat sebagai Sekda, dulu itu memang penanganan kita sedikit terlambat, tapi alhamdulillah setelah tahun 2016 dan seterusnya kita terus tingkatkan kesiapsiagaan karhutla”, imbuh Ismu.

Dijelaskannya, ada tiga konsep yang digunakan dalam penanganan karhutla. Yakni, melakukan pembasahan di lahan gambut, penggunaan teknologi modifikasi cuaca, dan operasi darat yang difokuskan di setiap desa yang rawan karhutla. Bupati juga meminta agar disetiap kecamatan agar segera memiliki pompa punggung.

Untuk diketahui suhu panas dan angin berkontribusi terhadap kebakaran hutan, tetapi aktivitas manusia yang paling dominan menyebabkan kebakaran. Apalagi masyarakat kita yang tinggal di pedalaman masih mengandalkan hasil pertanian. Mereka tidak punya alat modern untuk memudahkan membuka lahan selain dibakar.

Kabupaten hingga tingkat Kecamatan telah siap untuk melakukan kegiatan pencegahan dan diikuti oleh penindakan dimana edukasi kepada masyarakat dan pemilik lahan merupakan prioritas utama. Upaya penyampaian informasi deteksi dini telah dan akan selalu dilaksanakan hingga tingkat desa. Bupati juga menekankan pentingnya penegakan hukum kepada setiap pihak yang terbukti melakukan pembakaran sebagai efek jera.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *