Tindakan Tegas Bagi Masyarakat Yang Tidak Memiliki KTP Elektronik

teropongmedia.com,Sangatta- Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan sipil (Disdukcapil) Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Januar HPLA, menghimbau kepada Seluruh Masyarakat Kutim, bagi yang belum melakukan perekaman KTP Elektronik untuk segera mendatangi disdukcapil atau Kantor Camat untuk melakukan perekaman.

Himbauan tersebut diwajibkan kepada masyarakat yang belum pernah melakukan perekaman sama sekali, di atas umur 17 tahun.

Mengingat Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) telah mengambil tindakan tegas kepada seluruh penduduk indonesia dengan wajib melakukan perekaman KTP elektronik. Apabila sampai 31 Desember 2018 belum merekam, maka pihaknya akan sisihkan datanya dan memblokirnya diseluruh pelayanan publik.

“Kami diminta harus menuntaskan perekaman KTP el hingga akhir Tahun 2018 ini, Apabila setelah tanggal 31 Desember 2018 tidak di melakukan perekaman maka terpaksa data diri yang ada akan diblokir dan tidak dapat digunakan kepada seluruh pelayanan publik,”jelasnya.

Pelayanan publik yang dimaksud adalah, seperti mengurus SIM, ansuransi, BPJS, bayar pajak kendaraan dan segala jenis pelayanan publik yang menggunakan identitas. Sehingga warga yang belum melakukan perekaman tidak bisa dilayani lantaran telah terblokir.

Untuk itu diharapkan para warga tidak memiliki data ganda, namun hanya memiliki satu identitas, untuk membuat KTP el harus melakukan perekaman sehingga nantinya yang terbit data tunggal, mengandung Zip yang terkandung elemen datanya yang bersangkutan.

Januar mengatakan dengan adanya pemblokiran langsung kepada pelayanan publik, dapat mendorong masyarakat melakukan perekaman. Pasalnya di Kutim ada sekitar 20 persen atau sekitar 55 ribu penduduk yang belum melakukan perekaman. Namun pihaknya akan berupaya agar seluruh masyarakat Kutim yang belum melakukan perekaman dapat segera terekam.

“Kami akan tetap melakukan perekaman, dengan sistem jemput bola, insyaallah Minggu depan akan melakukan perekaman di Kecamatan kaliorang ada beberapa desa yang meminta kami. nanti akan kami belikan alat untuk menambah kekuatan kepada sinyal, dan bisa merekam melalui online dan cetak ditempat,”jelasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *