Kejari Kutim Musnahkan Barang Bukti Dari 119 Berkas.

teropongmedia.com,Sangatta– Kejaksaan Negeri (Kejari) Kutai Timur memusnahkan barang bukti dari perkara tindak pidana umum yang telah memiliki kekuatan hukum tetap (inkrah). Barang bukti yang dimusnahkan tersebut berasal dari kasus periode Januari 2018 hingga Oktober 2018.

dilaksanakan sekitar pukul 10:38 pagi di halaman Kejari Kutim Bukit Pelangi, Selasa (27/11). Barang bukti yang dimusnakan mulai dari narkotika, senjata api, senjata tajam hingga lainnya yang melanggar KUHP dan Undang-undang Darurat no. 12 tahun 1951.

Kepala Kejaksaan Tinggi Kutim, Mulyadi– menuturkan, pemusnahan ini merupakan tindak lanjutan dari kasus yang ada, dan masih di dominasi oleh kasus narkotika, di Kutim sendiri, penyalahgunaan narkotika terbilang masih tertinggi.

Mulyadi– memastikan, seluruh barang bukti dari perkara yang telah berkekuatan tetap harus di musnahkan, kegiatan eksekusi pemusnahan terhadap barang bukti ini merupakan kegiatan rutin yang wajib dilakukan oleh Kejaksaan Negeri sebagai leading sectornya. Hal ini sesuai dengan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) tentang keharusan untuk memusnahkan barang bukti.

Sementara itu, Wakil Bupati Kutim, Kota Jaktim, Kasmidi Bulang–mengapresiasi kegiatan tersebut. Dia berharap masyarakat dan para penegak hukum terus saling bersinergi melakukan pengawasan tindak kejahatan.

Berikut barang bukti yang di musnahkan oleh Kejari Kutim :
1. 84 berkas, shabu sebanyak 280.84 gram.
2. 7 berkas, obat keras “LL” sebanyak 1.940 butir, dan obat keras “Zenith Pharmaceuticals” sebanyak 300 butir.
3. Senjata tajam, senapan angin.
4. Tas ransel, kapak dan lain-lain.
Yang melanggar KUHP dan Undan-undang No. 12 tahun 1951.

Pemusnahan di lakukan dengan di bakar, gerinda untuk sajam dan senpi serta di blender untuk jenis narkotika.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *