Bima Palma Grup Jual Saham, Karyawan Tuntut Pesangon Kali 2 PMTK.

teropongmedia.com Sangatta– Pemutusan hubungan kerja antara PT. Bima Palma Grup (BPG) kepada ribuan karyawan berimbas pada tuntutan para pekerja atas hak.

Para karyawan merasa kurang adil atas pembayaran pesangon mereka. Pasalnya, karyawan bulanan non staff (BNS), akan di bayarkan kali 2 peraturan menteri tenaga kerja. Sedangkan karyawan yang berstatus karyawan harian tetap (KHT), perjanjian kerja waktu tertentu (PKWT) dan karyawan harian lepas (KHL) hanya akan di bayarkan kali 1 PMTK.

Merasa tidak adil, seluruh karyawan pun akhirnya mengadakan demo atas tuntutan hak, berujung hingga ke Kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans). Senin (10/12) Bukit Pelangi.

Berjumlah 12 orang perwakilan dari karyawan PT.BPG di dampingi PPMI Kutim, mengadukan nasib mereka kepada instansi terkait. Namun titik terang pun belum mereka dapatkan.

Ditemui saat menggelar forum discussion, pada ruang rapat Disnakertrans, Evan Siagian– tetap menginginkan pemerataan pembayaran pesangon antara BNS, KHT, PKWT dan KHL, hal senada pun, terlontar dari, Sulaiman– dirinya sudah bertahun-tahun bekerja di BPG ingin meminta keadilan kepada pihak perusahaan.

Manager Compliance, Nofriansyah– sebagai perwakilan PT. BPG pun menjelaskan, pihaknya memberikan tawaran kepada pihak karyawan BPG, jika seorang karyawan BPG kembali di terima bekerja pada PT. DSN Group, maka pembayaran pesangon hanya akan di kali 1 PMTK.

Sedangkan, jika seorang karyawan di tolak bekerja pada PT. DSN Group, maka pihak BPG akan membayarkan kali 2 PMTK.

PT. DSN Group memberikan kelonggaran, bagi pekerja yang berusia di bawah 50 tahun maka akan dapat kembali bekerja pada PT. DSN Group, namun jika usia di atas 50 tahun maka akan di PHK.

Untuk di ketahui, Manager Compliance, Nofrianysah– menegaskan, pembayaran pesangon karyawan meliputi. Uang pesangon di kali tahun kerja, uang penghargaan, uang penggantian hak dan uang pisah yang akan di kali 15 persen.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *