Sebulan, 314,35 Gram Sabu Berhasil Diamankan

AMANKAN SABU: Polres Kutim Press realese dan menghadirkan dua tersangka.

teropongmedia.com Sangatta– Dalam kurun satu bulan yakni terhitung Januari 2019, Polres Kutim berhasil mengungkap sebanyak 11 kasus narkotika. Hal ini dipaparkan dalam press realese, Kamis (24/1) di Makopolres.

Dalam pengungkapan tersebut diketahui sebanyak 11 pengedar dan 11 pembeli diamankan, dari banyaknya kasus, kepolisian mengamankan 314,35 gram narkotika jenis sabu-sabu. Jika dikonversi dengan rupiah mencapai Rp 785 juta.

Dari 11 pembeli merupakan kaum milenial, dimana sasarannya adalah anak-anak muda yang lepas kontrol dari peran orang tua. Dikatakan oleh Kapolres Kutim, AKBP Teddy Ristiawan, penangkapan 11 orang pembeli tersebut belum dapat dijadikan tersangka, hanya dikenakan wajib lapor saja.

Tersangka terdiri atas delapan laki-laki dan tiga perempuan. Menghadirkan dua orang tersangka berinisial F (20) dan D (34) keduanya merupakan warga Sangatta, dengan barang bukti 297,36 gram, yang telah dikemas dalam plastik kecil dan besar juga dua unit telepon genggam serta dompet orange milik tersangka.

Menurut Teddy, berdasarkan pengakuan tersangka D, barang didapatkan dari seorang narapidana dilapas Bontang.

“Sebagai pengendali utama adalah dua orang tersangka narapidana lapas Bontang, berinisial R dan R, laki-laki dan perempuan, keduanya terlibat kasus narkoba juga, kebetulan warga Kutim,” ujar Teddy.

Kedua tersangka ini merupakan pemain lama yang menjadi target operasi Polres Kutim.

“Hal ini tidak bisa selesai dengan hanya penangkapan saja, tapi harus membekali masyarakat tentang bahaya narkoba,” tandasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Wabup sekaligus Ketua BNK Kutim, Kasmidi Bulang mengaku sangat menyayangkan adanya peredaran yang cukup besar mengawali 2019. Ia berharap tahun berikutnya, hal seperti ini dapat lebih redam.

“Ini baru awal tahun, tapi sudah 11 kasus tertangkap, berantas narkoba bukan hanya tugas kepolisian tapi tugas kita bersama, karena ini dapat merusak mental generasi, mari kita bumi hanguskan peredarannya,” katanya.

BNK melalui programnya berencana akan mengumpulkan kepala OPD untuk melakukan test urine. (Fys)

Penulis : Fitriani Yusuf
Editor : LRS

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *