Pemkab Kutim Jamin BPJS TK2D dan Petugas Kebersihan

TEROPONGMEDIA/FITRIYANIYUSUF.
FOTO WAJAH: Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kutim, Bahrani.

teropongmedia.com Sangatta– Pemerintah Daerah Kutai Timur (Pemkab Kutim), akan menganggarkan jaminan kesehatan bagi 7000an Tenaga Kerja Kontrak Daerah (TK2D) dan petugas kebersihan.

Wakil Bupati Kutim, Kasmidi Bulang, meminta agar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) segera mengumpulkan berkas TK2D yang belum memiliki BPJS Kesehatan, guna mempercepat jaminan tersebut.

“Segera dikumpulkan berkas-berkas TK2D nya, agar bisa diproses secara cepat, jika bisa dalam tiga hari kedepan sudah harus selesai pemberkasannya, kecuali untuk Disdik dan Dinkes diberi waktu satu minggu, mengingat UPT mereka jauh terpencar,” jelasnya.

Sementara, Kepala Dinas Kesehatan Kutim, Bahrani, menjelaskan dasar peraturan yang baru, TK2D dan petugas kebersihan masuk dalam kategori BPJS pekerja penerima upah (PPU).

TK2D akan dibayar oleh pemberi kerja yakni Pemkab Kutim, dengan fasilitas kesehatan kelas tiga, dengan biaya Rp 144.000 per bulan, termasuk suami, istri dan ditanggung hingga anak ke tiga.

“TK2D dan petugas kebersihan akan dibayarkan jika tidak tega memotong gajinya, kalau dianggarkan dananya sekira Rp.144.000 setiap orang perbulan, sehingga disiapkan dana sekira Rp. 4 milyar,” ungkap Bahrani.

Bahrani menambahkan, jika pihak pemkab akan lebih dahulu melakukan seleksi pada TK2D dan petugas kebersihan, mana saja yang sudah memiliki BPJS dan mana yang sudah dijaminkan kesehatannya dari kepala keluarga masing-masing.

“Namun jika ada suami dan istri yang sudah masuk dalam jaminan ketenagakerjaan, tidak bisa masuk BPJS yang ditanggung daerah. Karena, akan teridentifikasi melalui NIK. Begitu pula dengan TK2D yang suami atau istrinya ASN, otomatis sudah masuk dalam tanggungan itu,” tutupnya. (Fys)

Penulis : Fitriani Yusuf
Editor : LRS

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *