Upah Meningkat, Minta TK2D Jangan Malas

Sekretarie Daerah (Sekda) Kutim, Irawansyah.

SANGATTA – Wacana rasionalisasi di lingkungan Pemkab Kutim tidak berimbas pada rencana kenaikan upah para Tenaga Kerja Kontrak Daerah (TK2D).

Seperti yang diungkapkan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kutim, Irawansyah. Menurutnya dalam APBD 2019 sudah ada alokasi anggaran sebesar Rp 139 miliar untuk pembayaran upah TK2D.

Angka ini naik Rp 39 miliar dibanding dana tahun sebelumnya. Dimana anggaran itu mencapai Rp 100 miliar. Guna untuk merealisasikan harapan para TK2D Kutim terhadap kenaikan upah yang mendekati Upah Minimum Kabupaten (UMK) Kutim, sebesar Rp 2,4 juta per bulannya.

“Kami pastikan itu program prioritas, rencananya memang akan ada rasionalisasi Rp 300 miliar, tapi hal itu tidak akan mengganggu rencana kenaikan upah TK2D,” katanya.

Dia meminta pada seluruh pekerja kontrak daerah agar semakin giat bekerja. Mengingat masih banyaknya TK2D yang terdeteksi malas.

“Jangan sampai gaji naik, tapi kinerja melemah. Semua harus ikut naik. Kalau memang kedapatan malas bekerja ya tindak saja langsung,” pintanya. (LRS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *