Pelopor di Kutim, Es Alpucok Terobos Omzet Tinggi

PENGUSAHA MUDA: Sara saat menjual dagangannya.

SANGATTA – Nampaknya pengusaha muda di Kutai Timur semakin cerdas dalam bersaing. Salah satunya Es Alpucok Saron, atau es yang terbuat dari buah alpukat kocok. Dimana minuman alami ini merupakan terobosan pertama dan sedang melejit penjualannya di Sangatta Utara.

Sarapiah, wanita berusia 24 tahun ini memulai usahanya ini sejak awal 2019. Bermodal Rp. 2 juta saja, ia mampu mengembalikan dengan pencapaian keuntungan hingga Rp. 25 juta.

Namun, meraih kesuksesan menjadi pengusaha muda tidak serta-merta ia dapatkan dengan mudah. Sejumlah kendala kerap dihadapinya. Seperti pengadaan bahan baku yang harus didatangkan dari luar kota layaknya Surabaya dan Bontang, maupun cuaca penghujan yang menyurutkan daya beli masyarakat.

“Alhamdulillah setiap hari ramai terus. Hal menarik dari kami, mungkin karena yang pertama dan minuman ini asli buah tanpa pemanis buatan. Sehingga warga tidak perlu lagi mengkonsumsi minuman instan,” ujarnya saat disambangi di lapaknya, Kamis (21/2).

Menurut perempuan yang juga bekerja di salah satu perusahaan tambang ini, membeberkan awal mula merintis karir dengan pembelajaran secara otodidak dari vloger. Hingga saat ini ia telah memiliki dua orang karyawan dan berencana membuka cabang di Sangatta Selatan.

“Rata-rata pendapatan perhari bisa Rp. 500 ribu keatas. Sampai sekarang penjualan masih stabil. Kalau saya masuk kerja, karyawan yang kelola. Jika dibandingkan, usaha ini jelas pendapatannya lebih besar dari gaji saya di perusahaan,” tuturnya.

Hingga saat ini, sudah ada usaha yang sama dengan apa yang telah dirintisnya. Namun hal itu bukan menjadi penghalang bahkan tidak menyurutkan semangat wanita berhijab ini.

“Bisnis boleh sama, tapi rejeki sudah ada yang mengatur. Saya malah senang ada yang meniru, berarti ide ini jadi lapangan rejeki mereka,” kata Saron sapaan akrabnya. (LRS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *