Belum Ada Regulasi, APK Balon Tak Boleh di Fasilitas Umum

BELUM DIATUR: Salah satu alat peraga kampanye balon udara Caleg DPRD Kutim

teropongmedia.com Sangatta– Penggunaan balon udara sebagai alat kampanye belum memiliki regulasi dalam Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU).

KPU provinsi maupun KPU kabupaten kota hanya memfasilitasi bahan kampanye berupa selebaran, brosur, pamflet, dan poster, serta alat kampanye berupa baliho, umbul-umbul, dan spanduk.

Ketua Bawaslu Kutim, Andi Mappasiling mengatakan balon udara yang terpasang di tempat umum, termasuk pelanggaran karena zona wilayahnya.

“Pemilik APK balon sudah disurati oleh panwaslucam, balon itu terdapat nomor urut dan logo partai itu termasuk pelanggaran,” ujarnya.

Ia menambahkan pemasangan alat peraga tersebut hanya boleh di kawasan pribadi. Sangat dilarang jika di tempat khalayak umum.

“Namun jika ia memasang diwilayah pribadinya maka kami tidak mempunyai hak untuk menegurnya,” tukasnya.

Bahan kampanye yang dapat dicetak sendiri oleh calon legislatif dan timnya yakni kaos, topi, mug, kalender, kartu nama, pin, pulpen, payung, dan atau stiker paling besar ukuran 10 x 5 cm. Harga untuk masing-masing item setiap bahan kampanye tersebut maksimal Rp 25.000. (Fys)

Penulis : Fitriani Yusuf
Editor : LRS

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *