Temuan Mortir Diledakkan Kodim 0909/Sgt

MORTIR DILEDAKAN: Lokasi setelah pemusnahan mortir di Sangatta Utara.

teropongmedia.com Sangatta– Usai penemuan beberapa bulan lalu, mortir sisa perang dunia kedua akhirnya diledakkan. Untuk menciptakan rasa aman bagi warga Sangatta. Kodim 0909/Sangatta telah menjalankan perintah Pangdam VI Mulawarman, Kamis (14/3) kemarin.

Eksekusi penghancuran pun dilakukan dengan sangat hati-hati, pada lokasi eks area tambang PT Damanka, Batota Jalan Poros Sangata-Bengalon, RT 29, Desa Singa Gembara, Sangatta Utara.

Dalam proses rangkaian peledakannya dikawal langsung oleh Dandim 0909/ Sangatta Letkol Inf Kamil Bahren Pasha, didampingi Kasdim Mayor Inf Jon Young Saragi.
Dilaksanakannya pemusnahan berdasarkan instruksi langsung dari Panglima TNI yang diterima oleh Pangdam VI Mulawarman, diteruskan sampai ke Kodim 0909 Sangatta.

Dandim Letkol Inf Kamil Bahren Pasha menjelaskan, hal ini juga merupakan wujud dari bagian program Mulawarman Peduli. Ia menambahkan, hal ini merupakan kewajiban pihak Kodim 0909/Sangatta untuk mengamankannya. Semua dilakukan demi terciptanya rasa aman dan nyaman bagi warga Kutai Timur.

“Sudah menjadi tugas dan tanggung jawab kami untuk menciptakan rasa aman dan aman bagi rakyat. TNI selalu siap hadir untuk rakyat,” tegasnya.

Selama jalannya proses pemusnahan, kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kapaldam VI Mulawarman Kolonel Cpl Taufan sebagai tenaga ahli dibidangnya tersebut mengatakan, jika peledakkan dilakukan dengan kesungguhab dan berlangsung aman, serta ditangani oleh tim ledak profesional.

Adapun material sisa pemusnahan dari bom atau mortir, dinyatakan sudah hancur berkeping-keping. Tak ada lagi menyisakan risiko berbahaya. Meski terdapat sisa serpihan dilokasi, tapi telah diamankan.

“Bila ada warga menemukan sisa serpihannya, diimbau dapat menyerahkan kepada pihak Kodim 0909/Sangatta,” imbuhnya.

Mortir yang masih aktif itu bila tersentuh apalagi terguncang, dapat memicu ledakan dengan radius sejauh dua kilometer. Jika meledak, pastinya akan berdampak buruk bagi masyarakat.

Dampak hasil ledakan mortir tersebut meninggalkan lubang yang cukup dalam, sedalam lima meter dan lebar diameter sekitar 30 meter. (Fys)

Penulis : Fitriani Yusuf
Editor : LRS

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *