Ribuan Batang Rokok Ilegal Dihanguskan

DIBAKAR: Pemusnahan Barang Milik Negara (BMN) oleh Kepala Bea Cukai, Wakil Bupati, dan elemen terkait

teropongmedia.com Sangatta– Dalam kurun waktu Januari hingga Desember 2018, Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean C (KPPBC TMP C) Sangatta, telah melakukan penindakan terhadap 50 pelanggaran dibidang cukai. Hasilnya didapati ribuan batang rokok yang ludes dibakar pada Kamis (21/3), di halaman kantor tersebut.

Barang milik negara (BMN) yang dimusnahkan itu berjumlah 436.624 batang rokok senilai Rp.172 juta. Rokok-rokok tersebut didapatkan dari hasil penindakan di delapan kecamatan berada se Kutai Timur (Kutim).

Adapun kecamatan tersebut, yakni Muara Wahau, Teluk Pandan, Sangatta Utara, Sangatta Selatan, Kaubun, Muara Bengkal, Bengalon dan Batu Ampar. Hasil tembakau atau rokok yang disita itu diketahui melanggar ketentuan Undang-Undang nomor 39 tahun 2007, yang berisikan, penggunaan pita cukai bekas, pita cukai palsu dan pita cukai yang salah peruntukannya.

Kepala KPPBC Sangatta, Hari Murdiyanto mengatakan hasil tembakau yang melanggar ketentuan ditetapkan mejadi BMN berdasarkan persetujuan dari Kepala Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang Bontang.

“Sesuai peraturan Menteri Keuangan S-10/MK.6/WKN.13/KNL.05/2018 dan S-4/MK.6/WKN.13/KNL.05/KNL.05/2019 disetujui bahwa hasil penindakan BMN harus diselesaikan dengan cara dimusnahkan namun ada juga beberapa yang dijadikan untuk sampling penyidikan,” jelasnya dalam press rilis pada awak media.

Hari juga menjelaskan, barang-barang ilegal masuk dari daerah perbatasan, dimana Kutim merupakan jalur terbuka yang memudahkan masuknya oknum tidak bertanggung jawab dalam menjalankan aksinya.

“Kutim jalur terbuka, barang bisa masuk dari wilayah mana saja, namun kami sudah bekoordinasi dengan pihak eksternal dan aparat keamanan sebagai antisipasi. Sinergi ini kami lakukan secara menyeluruh dengan Bea Cukai se Indonesia. Bahkan tidak hanya tembakau barang lain yang dianggap melanggar ketentuan ikut kami sita,” ungkapnya. (Fys)

Penulis : Fitriani Yusuf
Editor : LRS

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *