Kebakaran Besar, Bupati Akan Lakukan Pendataan Lingkungan

HANGUS: Pemadam saat berupaya memadamkan api

SANGATTA – Belum diketahui penyebab si jago merah mengamuk di Gang Tepian, Jalan Yos Sudarso I Kecamatan Sangatta Utara, pada Senin (27/5).

Api yang diperkirakan mulai menyebar, sekira pukul 22.15 Wita, sementara diduga karena kebocoran arus pendek atau korsleting.

Hingga saat ini, telah melakukan pendataan, diperkirakan sembilan rumah berbahan material kayu ludes tak bersisa. Termasuk rumah Ketua RT.

Bupati Kutim, Ismunandar melakukan kunjungan langsung. Mendapat laporan dan mengamati kawasan padat penduduk, ia berencana akan melakukan pendataan lingkungan.

“Banyak rumah barakan saya lihat. Ke depannya, warga harus lebih memerhatikan arus pendek kelistrikan di rumah masing-masing. Pendataan lingkungan juga harus dilakukan, karena kalau seperti ini susah damkar masuk,” ujarnya saat diwawancarai di lokasi kejadian.

Ia meminta pada PMI dan Dinas Sosial agar melakukan pendataan. Guna memudahkan memberikan bantuan pada korban.

Di tempat yang sama, Pemadam Senior, Doni mengaku mendapat kabar dan langsung menyebar informasi pada seluruh pos damkar di Sangatta. Sekira delapan unit pemadaman diturunkan.

“Kami turunkan ada delapan unit dari pos Pendidikan, Sangatta Utara, Sangatta Selatan, dan dibantu juga damkar PT. KPC dan PT. Pertamina,” jelasnya.

Sejumlah kendalanya, kerap ia hadapi, salah satunya akses jalan yang sulit ditempuh, mengingat kondisi gang yang sempit, hingga menyulitkan armada merambah titik api.

“Ke dalamnya agak sulit, kami harus menyambung lima selang baru bisa tembus ke sumber api. Syukur saja, dalam waktu satu jam api berhasil kami kuasai,” ungkapnya.

Salah satu diantaranya, musibah tersebut menimpa rekan pewarta dari media online Kutim. Ia mengaku kaget ketika mendengar kabar rumahnya habis dilahap api. (LRS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *