Tidak Harapkan DD dan ADD, Desa Suka Maju Berbagi Ilmu Jadi Desa Terbaik

Foto Suasana acara penguatan kapasitas aparatur sipil pemerintah desa untuk meningkatkan pendapatan asli desa,di ruang meranti

teropongmedia.com Sangatta– Menjadi desa percontohan yang baik dalam mengelola kemandirian, Desa Suka Maju Kecamatan Kongbeng membagikan triknya. Dengan cara tidak bergantung pada Dana Desa dan Alokasi Dana Desa (DD dan ADD).

Kepala Desa Suka Maju, Muhammad Usman mengatakan jika ia mengelola Pendapatan Asli Desa (PADes) sehingga mampu menjadi desa yang mandiri.

Usman juga menambahkan, ia mampu membangun Kantor Desa dengan menggunakan dana hasi PADes yang bersumber dari perkebunan kelapa sawit, desa hanya menerima hasilnya.

“Pendapatan dan belanja desa hampir seluruhnya bersumber dari PADes bahkan untuk membangun kantor pun kami menggunakan dana itu, dari anggaran tersebut akhirnya dapat digunakan untuk membangun infrastruktur desa melalui proses lelang,” ujarnya di ruang meranti pada Selasa (18/6).

Selain itu, pada 2017 lalu Desa Suka Maju meraih penghargaan terbaik dalam lomba Penilaian Evaluasi Perkembangan Desa (PEPD) tingkat Kabupaten Kutai Timur. Prestasi yang diraih karena pihaknya mampu memanfaatkan lahan 112 hektare desa menjadi perkebunan kelapa sawit yang menambah pendapatan sekira Rp. 40-50 juta perbulannya.

Desa yang dengan luasan wilayah 3.072 hektare, berisikan dua unit koperasi, satu unit BUMDes, empat wilayah dusun, 21 wilayah rukun tetangga dan 16 kelompok tani. (fys)

Penulis : Fitriani Yusuf
Editor : LRS

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *