Teriak “Aduh”, Warga Bengalon Hilang Diseret Buaya

SANGATTA – Kerap kali, masyarakat Kutim menjadi korban predator ganas buaya. Salah satunya Ulla, lelaki 30 tahun itu tewas diterkam saat sedang memperbaiki baling-baling kapal perusahaan kala mengalami kerusakan di Sungai Bengalon pada Minggu (7/7) pukul 18.30 wita.

Kapolres Kutim, AKBP Teddy Ristiawan melalui Kapolsek Bengalon Achmad Abdullah menuturkan kronologi kejadian. Menurutnya, hal itu bermula saat korban dan rekan kerjanya, Amran (29) sedang memperbaiki baling-baling ponton yang sedang mengalami kerusakan.

Pada saat itu, mereka terjun ke sungai untuk melakukan perbaikan kerusakan, tak beberapa lama Ulla berteriak “aduh” dan menghilang ke dalam air. Menurutnya, hal ini dijelaskan oleh rekan Ulla yang menjadi saksi.

“Saat itu saksi langsung naik ke kapal dan mencari pertolongan, ternyata korban benar-benar hilang,” ungkapnya.

Tak berapa lama, lanjut Achmad, pihaknya bersama tim gabungan melakukan SAR, hingga pukul 23.17 Wita, ia menemukan jasad korban di sekitar tumpukan pelepah nipah di tepi sungai.

“Ditemukan sekira pukul 23.17 wita di dekat pelepah nipah di pinggir sungai bagian hulu yang berjarak sekitar setengah kilo dari tempat korban hilang. Saat ditemukan kondisi korban dalam keadaan telungkup dan disamping tubuh korban terdapat dua ekor buaya,” tuturnya.

Hingga dikembalikan ke rumah duka, tubuh korban didapati tak lagi utuh. “Rencananya akan dikebumikan setelah orangtua dan keluarganya datang dari Sulawesi,” jelasnya. (LRS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *