Percepat Kabupaten Layak Anak, Kutim Libatkan Kecamatan

SANGATTA – Untuk mempercepat Kutim menjadi Kabupaten Layak Anak (KLA), Dinas Pemberdayan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) melibatkan kecamatan dan desa dalam membentuk Kecamatan Layak Anak (Kelana) dan Desa Layak Anak (Delana).Kutim memperjuangkan hal ini sejak satu tahun silam, pihaknya menargetkan jika tahun ini predikat tersebut optimistis akan diraih. Sebab, dari 10 Kabupaten/Kota se Kaltim, hanya dua kabupaten yang belum mampu menyabet gelar itu, yakni Mahulu dan Kutim.Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kutim, Aisyah menjelaskan ada 24 indikator KLA, yang dibagi dalam lima cluster pemenuhan hak-hak anak dalam Konvensi Hak Anak (KHA).Hal itu meliputi, hak sipil dan kebebasan, lingkungan keluarga dan pengasuhan alternatif, kesehatan dasar dan kesejahteraan, pendidikan, pemanfaatan waktu luang, dan kegiatan budaya, serta hak perlindungan khusus.”Untuk membuat anak di Kutim paham batasan, kita akan menggencarkan KLA agar mereka lebih diperhatikan,” katanya pada Rabu (17/7).Menurutnya, sejauh ini masih banyak kebutuhan anak yang belum terpenuhi. Sehingga ia menargetkan 90 persen capaian yang harus diraih, untuk menjadikan Kutim mendapat predikat KLA, pihaknya harus menjadikan 50 persen dari total kecamatan yang ada menjadi Kelana dan 25 persen desa menjadi Delana.”Semoga dengan adanya Kelana dan Delana, kita bisa mendengarkan apa maunya anak dalam Musrenbangdes,” harapnya. (LRS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *