Wabup Minta Pengamanan Ponton Diperketat

SANGATTA – Wakil Bupati Kutim, Kasmidi Bulang meminta Dinas Perhubungan (Dishub) lebih ketat dalam mengawasi ponton penyebrangan yang menghubungkan Sangatta Selatan-Sangatta Utara.

Segala alat pelindung diri seperti life jaket, pagar pembatas, dan penerangan harus dipantau. Jangan sampai menimbulkan korban jiwa. Tak tanggung-tanggung dirinya meminta Dishub untuk menghentikan proses operasional bagi ponton yang nakal.

“Kalau memang sering melanggar, larang saja mereka beroperasi. Tapi ya tetep harus sosialisasi dulu,” ungkapnya.

Gencarnya dilakukan pengawasan ini merupakan salah satu langkah konkret untuk menekan angka kecelakaan air. Selain itu, untuk menjamin keselamatan penumpang karena belum terealisasinya jembatan penghubung.

Untuk diketahui, angka kecelakaan air di Sungai Masabang tersebut pada 2019 ini sudah menenggelamkan sekira empat kendaraan roda dua dari empat kasus.

Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kutim, Ikhasanuddin Syerpi, menegaskan pengawasan terhadap operasional ponton rutin dilakukan guna meningkatkan kapasitas pengamanan dan mencegah terjadinya kecelakaan.

“Setiap bulan kami memeriksa alat keamanannya, seperti pelampung, lampu penerangan serta jaring besi,” ujarnya.

Pihaknya berkomitmen mengerahkan personelnya agar lebih intens melakukan pengawasan dan penjagaan di kawasan penyeberangan Sungai Sangatta.

“Pengawasan ponton gencar kami lakukan, tapi kalau di luar pengawasan kami, mereka tidak taat lagi. Beda kalau ada kami semua alat keamanan terpakai,” terangnya. (LRS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *