Sidang Pleno Penetapan Anggota DPRD Kutim Ditunda

SANGATTA – Rapat Perolehan Kursi Partai Politik dan Calon Terpilih Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutim, yang terlanjur dilaksanakan di Hotel Royal Victoria, pada Senin (22/7), terpaksa ditunda.

Adanya permasalahan PHPU menjadi penyebab Makhamah Konstitusi (MK) meminta seluruh rapat penetapan di Kaltim dihentikan hingga waktu yang belum bisa ditentukan.

Ketua KPU Kutim, Ulfa J Farida mengatakan data yang akan ditetapkan tidak akan ada perubahan. Dalam pembacaan laporan, pihaknya menjabarkan David Rante dari Partai Gerindra merupakan peroleh suara tertinggi dengan hasil 3.609 suara di dapil I sekaligus terbanyak se-Kutim.

Sedangkan untuk partai politik diraih oleh PPP yang menyabet kursi terbanyak, yakni sembilan dari 40 yang tersedia.

Ulfa mengatakan rapat pleno terbuka saat ini merupakan rangkaian akhir dari tahapan Pemilu serentak yang dilaksanakan 27 April 2019 lalu.

“Kami sudah melaksanakan sesuai dengan jadwal dan prosedur. Padahal Kutim aman dan tidak berkaitan dengan permasalahan, hanya saja data kan satu-kesatuan. Makanya serentak dihentikan,” ungkapnya usai menutup rapat.

Pagi tadi, menurutnya memang telah diagendakan, namun ditengah rapat pembacaan putusan perolehan suara, pihaknya distop, karena adanya gugatan salah satu parpol ke DPR RI. Untuk rapat lanjutan, ia tak bisa menentukan watkunya. (LRS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *