Pelosok Kutim Kekurangan Tenaga Pengajar

teropongmedia.com Sangatta– Plt Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kutai Timur (Kutim), Roma Malau menyampaikan saat ini jumlah tenaga pengajar yang ada di Kutim masih jauh dari kuota yang diharapkan, khususnya untuk sekolah yang berada di pelosok.

“Kami akan mengupayakan lebih giat lagi, misalnya yang notabenenya Sarjana Pendidikan (Spd) maka akan dikembalikan ke sekolah, begitu juga yang di Unit Pelaksana Tekhnis (UPT), yang latar belakangnya guru, itu juga akan kami kembalikan ke sekolah, sesuai dengan tupoksinya masing masing,” ujarnya dalam rapat coffee morning, Senin (5/8) kemarin.

Bahkan hal serupa terjadi di wilayah Sangatta Utara, diketahui, ei daerah itu terdapat sejumlah sekolah kekurangan tenaga pengajar. Sehingga solusi pengembalian guru bergelar SPd ke sekolah menjadi alternatif.

“Kurangnya tenaga guru ini, kita lihat dari jumlah rombel dan mata pelajarannya (mapel), sekarang saja sudah banyak, tidak mungkin guru tematik kami alihkan ke PKN. Itulah sebabnya Kutim masih kekurangan tenaga guru,” katanya.

Ditambahkan, saat ini jumlah guru yang berada di Kutim mencapai 2.350 orang, sedangkan kebutuhan kuota yang sesuai dengan rombel dan mapel dibutuhkan sekira 3.000 tenaga pengajar.

“Paling dibutuhkan memang di daerah pelosok,” tutupnya.

Penulis : Fitriani Yusuf
Editor : LRS

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *