Mobil Pedagang di Sekitar Pasar Induk Menjamur

SANGATTA – Di kawasan sekitar Pasar Induk Sangatta Utara, terlihat banyak pedagang yang memilih melapak atau berdagang di atas mobil.

Pelarangan itu sulit ditekan, sebab belum ada Perda yang membatasi.
Maraknya pedagang yang menjajakan barangnya menggunakan karpet maupun mobil, membuat gelisah sejumlah pedagang yang berkios di dalam.

Seperti yang dikeluhkan salah satu pedagang yang enggan disebut namanya, baginya hal ini sama saja dengan kondisi pasar tumpah yang menjamur di sejumlah ruas jalan utama Yos Sudarso Sangatta Utara.

“Harusnya pesaing seperti ini jualan dalam pasar supaya adil. Kalau tidak mau ya tindak saja, kasihan kami yang di dalam,” terang dia.

Padahal, para pedagang yang menempati tempat yang disediakan di dalam hanya membayar retribusi yang relatif murah. Namun, pedagang instan lebih memilih sistem parkir sambil berjualan.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kutim, Irawansyah dalam rapat coffee morning belum lama ini meminta pengelolaan pasar terus diperbaiki. Sebab, ia melihat kondisi di halaman pasar lebih ramai ketimbang di kios yang tersedia di dalam.

“Di luar pasar masih banyak pedagang menggunakan mobil. Buatkan aturannya, supaya di dekat pasar jangan berjualan,” katanya.

Belum adanya aturan baku, membuat semua pihak tidak dapat melarang pedagang yang berjualan di luar pagar. (LRS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *