Penyandang TBC Di Sangatta Utara Mencapai 31 Orang

teropongmedia.com Sangatta– Banyaknya penderita Tuberkulosis (TB) atau yang lebih dikenal dengan sebutan TBC penyakit menular yang disebabkan kuman TB Mycobacterium tuberculosis yang masuk ketubuh melalui pernafasan. Saat ini untuk daerah Kelurahan Teluk Lingga Kecamatan Sangatta Utara sudah mencapai 31 orang.

Saat dikonfirmasi petugas TB Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas/PKM) Teluk Lingga Bersinar Rosmawati mengatakan saat ini penderita TB aktif sudah berkurang.

“Sudah berkurang untuk tahun ini, sebelumnya 34 sekarang 31 penderita, rata-rata pengidap berusia 35 tahun keatas,” jelasnya Jumat (6/9/2019).

Dari 31 penderita salah satunya ada yang mengidap TB tulang, TB tulang menyerang tulang belakang dan persendian, seperti pinggul, lutut, kaki, siku, pergelangan tangan, dan bahu.

“Ada satu penderita TB tulang yang masih rutin berobat kesini, umumnya penderita TB tulang sebelumnya ia mengalami TB paru, namun jika ia terkena TB tulang maka TB parunya sudah tidak aktif lagi,” terangnya.

PKM Teluk Lingga Bersinar saat ini menangani 3 kasus TBC, yakni TB Tulang (Elbow), TB paru dan TB Limfadenitis. Penderita TB harus rutim minum obat selama enam bulan, kandungan obat yang terdapat dalam OAT ialah, Rifampisin, isoniazid, pirazinamid, sterptomisin, etambutol. Dosis obat dapat disesuaikan dengan berat badan, sehingga efektivitasnya lebih tinggi dan kemungkinan terjadinya efek samping bisa ditekan.

“Bagi penderita TB mereka akan mengkonsumsi OAT selama enam bulan atau lebih secara teratur dan tidak boleh ketinggalan bahkan kelupaan, jika memang ingin sembuh, jika terlupa maka harus mengulang perobatannya lagi, dan obatnya juga akan disesuaikan dengan berat badan pasien,” tutupnya.

Penulis : Fitriani Yusuf
Editor : LRS

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *