Primata Endemic Orang Utan Menjadi Tujuan Utama Di Prevab Mentoko

teropongmedia.com Sangatta– Kawasan Taman Nasional Kutai (TNK) Prevab Mentoko khususnya menjadi obyek wisata unggulan di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) pasalnya disana terdapat primata endemik asli Kalimantan, yaitu orang utan yang saat ini berjumlah sekira 20-26 ekor menempati hutan tropis seluas 200 hektare.

“Saat ini potensi orang utan disini, disekitar camp terdapat 20-26 ekor orang utan, tak bisa dipastikan berapa jumlahnya karena ada yang datang dan pergi,” kata Jamentan Saragih, pengelola Prevab Mentoko.

Terletak di Desa Swarga Bara Kabo Jaya Kecamatan Sangatta Utara, dengan jarak tempuh sekira 30 menit melalui jalur sungai. Setiap harinya selalu ada wisatawan yang berdatangan bahkan tak jarang wisatawan mancanegara pun datang untuk melakukan penelitian terhadap primata tersebut.

Orang utan jantan dewasa berukuran lebih besar ketimbang betina. Orang utan jantan dewasa bisa mencapai berat 150 kilo gram dan yang betina biasanya mencapai setengah bobot berat jantan.

Usia hidup orang utan itu bisa mencapai 50-60 tahun dialam liar, 95 persen waktu orang utan dihabiskan diatas pohon untuk makan, tidur dan bepergian dari satu pohon ke pohon lainnya di kanopi-kanopi hutan hujan tropis. Ini artinya, hutan hujan atau hutan lindung adalah habitat yang sangat penting bagi orang utan.

Saragih menambahkan umumnya anak orang utan akan bergantung pada induknya sejak usia 0-6 tahun sebelum dilepas kealam liar.

“Orang utan adalah primata yang terlama waktu bergantung pada induknya, baik jantan maupun betina sudah mulai matang secara seksual pada usia delapan tahun, orang utan betina juga mengalami menstruasi yang siklusnya 22-30 hari,”
terangnya.

Masa kehamilan orang utan pun sama seperti manusia yakni sembilan bulan dan orang utan betina melahirkan dalam jangka waktu 6-8 tahun sekali.

Penulis : Fitriani Yusuf
Editor : LRS

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *