Kutim Kirim 24 Atlet Bulu Tangkis ke Kejurprov di Kukar

SANGATTA – Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Kutai Timur (Kutim) optimistis dapat meraih hasil terbaik di ajang Kejurprov di Kutai Kartanegara. Didukung Pemkab, PBSI mengirimkan 24 atlet yang sebelumnya berhasil menyabet juara satu dan dua di Kejurkab.

Sekretaris Daerah Kutim, Irawansyah menyampaikan rasa bangganya kepada atlet-atlet yang akan berlaga pada ajang Kejurprov 2019, pasalnya semua atlet tersebut murni berasal dari Kutai Timur dan bukan atlet sewaan.

“Pembinaan yang dilakukan oleh PBSI Kutim cukub bagus, terbukti dengan mengirim peserta usia dini, akan membawa dampak di masa mendatang,” ujarnya.

Menurutnya, kali ini pengkaderan sangat baik, sebab pengiriman anggota muda yang sedang kuat-kuatnya berolahraga. Dia mengingatkan pada seluruh atlet agar bertanding dengan semampunya.

“Tentu juara merupakan angan-angan setiap orang, ini tidak bisa dicapai kalau tidak berlatih. Mudahan dari tingkat provinsi bisa meningkat ke nasional,” harapnya.

Di tempat yang sama, Ketua PBSI Kutim, Husaini mengatakan puluhan atlet yang dikirim ke Kejurprov 2019, akan berlaga pada 2-6 Oktober, sebanyak 30 orang yang terdiri dari atlet dan official, Kutim siap bertanding dalam kategori tunggal, usia dini, putra-putri, anak-anak, pemula, remaja, taruna dan dewasa.

“Juara satu dan dua di Kejurkab merupakan syarat mengikuti Kejurov di Tenggarong, mereka ini diharap jadi cikal bakal atlet daerah jika berhasil juara lagi, bisa ikut ke Kejurnas,” tuturnya.

Tiga anak yang digadang-gadang menjadi pemain unggulan di kelas muda mengikuti Ujian Tengah Semester (UTS), sehingga tidak dapat mengikuti pertandingan. Padahal ketiga merupakan ujung tombak.

“Bukan berarti yang lain tidak hebat, sama saja semua, hanya beda kategori, yang ini menguasai kelas usia dini. Peluang Kutim sebenarnya di kelas dini, tapi memang pendidikan harus diutamakan,” jelasnya.

Dirinya menargetkan untuk memberi pengalaman kepada anak usia dini dalam pertandingan.

Sekretaris KONI Kutim, Rudi Hartono optimistis Kutim bisa meraih hasil terbaik. Sebab ia memahami potensi daerahnya lebih baik dari sejumlah kabupaten kota lain di Kaltim.

“Insya Allah kami masih bisa, Kutim bisa mengalahkan kabupaten kota lain, dari beberapa kelas di usia dini kami masih unggul, karena sudah bersaing sejak lama dan dilatih terus oleh klub bulu tangkis,” ujarnya. (LRS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *