Pemkab Kutim Bayar Bonus Atlet Miliaran Rupiah

SANGATTA – Penandatanganan dan pemberian bonus atlet secara simbolis dilakukan oleh Pemkab Kutim bersama pengurus cabor dan atlet di Ruang Meranti Kantor Bupati Kutim pada Selasa (15/10).

Tak tanggung-tanggung, Pemkab mengucurkan anggaran sebanyak Rp 18 milyar.

Wakil Bupati Kutim, Kasmidi Bulang mengatakan anggaran sebanyak Rp 18.139.500.000. Dana tersebut langsung disalurkan ke rekening masing-masing atlet dan pengurus. Sehingga tidak ada pemangkasan apapun.

“Emas Rp 50 juta, perak Rp 20 juta, dan perunggu Rp 10 juta. Semuanya sudah diurus oleh BPKAD,” ujarnya saat confrensi pers pada Selasa (15/10).

Pembayaran bonus atlet didistribusikan seluruhnya pada 2019, meski melalui tiga tahap, namun ia menepati janji agar uang tersebut cair sebelum setahun.
Adapun tahap pertama diperuntukan bagi 18 cabor dengan total sekira Rp 6 milyar lebih, surat kedua turun bagi 16 cabor dengan anggaran Rp 7 milyar lebih dan SPM ke tiga untuk 18 cabor berkisar Rp 4 milyar lebih.

Dirinya juga meminta pada seluruh atlet agar tetap menjaga kualitasnya menuju pelaksnaan PON Papua 2020 dan Porprov VII di Berau pada 2022 mendatang. Baginya perjuangan ini tanggungjawab semua pihak agar Kutim mampu mempertahankan predikat juara umum yang kerap disabet Samarinda.

“Kita harus bahu-membahu memperjuangkan juara bertahan. Dulu itu selalu dimenangkan oleh Samarinda lima kali berturut-turut, namun saat Kutim tuan rumah, kita berhasil mengambil alih dan jangan sampai lepas,” ungkapnya.

Hal senada dilontarkan oleh Ketua KONI Kutim, Heriansyah Masdar. Dirinya menjelaskan sejumlah cara agar Kutim mampu mempertahankan juara umum di Porprov Berau.

“Saya akan perjuangkan atlet Kutim untuk bisa berjaya di Porprov nanti,” tuturnya. (LRS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *