Puluhan Lapak Pedagang Musiman Akan Ditindak

SANGATTA – Puluhan mobil nampak menjajakan buah-buahan di atas marka jalan Yos Sudarso Sangatta Utara, hal ini jelas melanggar dan belum ditertibkan.

Menurut Kasatpol PP Kutim, Didi Herdiansyah menjelaskan sekira 33 pedagang musiman menjamur di Sangatta. Hal ini menurutnya dilarang. Sebab dapat mengganggu masyarakat pengguna jalan.

“Ada 33 mobil yang jualan di atas trotoar. Kami dari Satpol PP sudah melakukan sosialisasi,” ujarnya saat diwawancarai pada Minggu (24/11).

Namun hal ini tidak dapat ditindak, sebab pihaknya masih menunggu respons dari dinas perhubungan (Dishub) Kutim. Terlebih, kawasan tersebut merupakan ranah OPD terkait.

“Kami masih menunggu Dishub, karena trotoar kewenangan mereka. Saya sudah berkoordinasi tapi blm direspon,” tandasnya.

Bahkan menurutnya, hanya Satpol PP yang telah turun ke jalan untuk melakukan sosialisasi. Sedangkan pihak lain yang berkaitan belum melakukan hal serupa.

“Imbauan dan larangan sesuai dengan Perda Tibum Nomor 13 Tahun 2017,” tegasnya.

Hal serupa dikatakan oleh Warga Sangatta Utara, Hikma mengaku kerap terganggu dengan adanya pedagang yang nangkring di atas trotoar dan tepi jalan. Apalagi menurutnya hal itu menimbulkan kemacetan saat jam tertentu.

“Pemerintah harusnya bisa menata lebih baik agar nantinya pedagang buah musiman terkonsentrasi di kawasan khusus,” tuturnya.

Dia mencontohkan sejumlah kota di Kaltim yang tidak berdagang di trotoar kawasan kota. Agar tidak memperparah kemacetan.

“Seperti di Balikpapan itu, mana boleh mereka jualan di atas trotoar. Harusnya disini juga begitu,” harapnya. (LRS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *