Di Bawah 19 Tahun, Calon Pengantin Dilarang Menikag

SANGATTA – Mengakhiri 2019, KUA Sangatta Selatan menghimpun lima kasus pernikahan usia dini. Dari 158 pendaftar, tercatat kelimanya menikah di usia rata-rata 16 tahun. Dijelaskan oleh Kepala KUA Sangatta Selatan, Sarifuddin Nuur bahwa diberlakukannya Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019 tentang usia pernikahan di Kutai Timur (Kutim), membuat calon pengantin (catin) yang berusia di bawah 19 tahun harus mengurungkan sementara niatnya. “Kalau usianya di bawah 19 tahun, ditahan dulu, sampai usia matang. Karena aturan sekarang sudah tidak bisa lagi menikah di usia 16 tahun. Baru diberlakukan di seluruh Indonesia pada 15 Oktober 2019 lalu,” ujarnya saat diwawancarai di ruang kerjanya pada Kamis (2/1). UU Nomor 16 Tahun 2019 tersebut merupakan turunan dari UU Nomor 1 Tahun 1974 tentang perkawinan. Jika sebelumnya catin dapat menikah di usia 19 tahun bagi laki-laki dan perempuan 16 tahun, saat ini sudah tidak berlaku lagi. “Sampai saat ini masih ada nikah usia di bawah standard, tapi kalau kondisinya benar-benar terdesak. Itupun harus mendapat disensasi dari pengadilan agama,” jelasnya. Sarifuddin menegaskan jika catin berusia di bawah 19 tahun, namun dalam kondisi darurat yang membuat kedua belah pihak tetap harus menikah, maka dalam mengurus pemberkasan harus lebih cepat. Selain itu dalam UU Perkawinan yang baru itu, lanjutnya diberikan solusi yakni harus meminta izin ke pengadilan. Pemohon harus memberikan alasan sangat mendesak disertai bukti-bukti pendukung yang cukup. “Mereka harus sidang dulu, itu memakan waktu cukup lama. Ditanya dulu, mumpuni tidaknya dalam menafkahi lahir-batin. Jika di usia muda namun dianggap mampu maka bisa nikah. Tapi kalau belum bisa ya ditolak,” ungkap dia. Tidak hanya itu, ia menyayangkan banyaknya masyarakat yang menempuh jalan pintas dengan melakukan pernikahan siri. Padahal menurutnya menikah di KUA merupakan alternatif termurah dan mudah. “Jangan sampai nikah siri, kasihan repot, ujung-ujungnya juga harus isbat. Nikah di KUA gratis, stok buku nikah juga aman,” imbaunya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *