Jelang Pilkada, Blanko Diupayakan Tersedia

SANGATTA – Memasuki tahun Pilkada Kutim di 2020, blanko KTP El masih belum memenuhi kebutuhan masyarakat. Sehingga Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) akan berupaya meminta jatah lebih banyak sebelum 23 September nanti. Kepala Disdukcapil Kutim, Januar HPLA menjelaskan pengadaan blanko KTP El di seluruh kabupaten kota se Indonesia dilakukan di Direktorat Jenderal Dukcapil RI. Bahkan pengadaan pun memprioritaskan pencetakkan bagi pemula. “Di daerah tidak boleh pengadaan,
karena ada kerahasiaan di cipnya. Jika kami dapat blanko, kami mengutamakan yang memang belum punya. Kalau di Kutim ada sekira 7000 an pemula,” tuturnya saat disambangi di ruang kerjanya. Dalam Permendagri yang diterbitkan pada November 2019 lalu itu disisipkan satu pasal di antara Pasal 6 dan Pasal 7, yakni Pasal 6A yang menyebutkan ketentuan hibah dari pemerintah daerah kepada pemerintah pusat untuk penyediaan blangko KTP-el. “Kalau kabupaten/kota punya duit bisa dihibahkan ke pusat, nanti pusat yang adakan blanko untuk wilayah-wilayah yang menghibahkan itu,” jabarnya. Pemberian blanko akan disesuaikan dengan dana hibah yang diberikan oleh APBD masing-masing daerah. Adapun kisaran harga satu blanko mencapai Rp 10.200. “Kutim membutuhkan 25 ribu blanko untuk mengganti suket yang sudah tercetak. Paling tidak secara bertahap, kalau di pusat ada, baru kami minta,” ujarnya. Dari 25 ribu kebutuhan blanko, lanjut dia, di luar kebutuhan pemula 7000 masih ada sisa 18 rb kebutuhan KTP El yang hanya mengalami kerusakan, kehilangan, perubahan data maupun status. “Setiap hari ada terus orang yang mau cetak KTP. Kami akan cetakkan jika memang tersedia. Harapannya di 2020 suket sudah tidak ada lagi,” akunya. Januar menargetkan penyelesaian KTP El di Kutim berangsur rampung hingga Agustus 2020. Agar masyarakat Kutim mudah saat menggunakan hak suaranya. “Yang jelas inginnya sebelum Pilkada di September selesai. Meskipun suket berlaku,” tutupnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *