PP 82 Disosialisasikan BPJS pada Perusahaan Kutim

SANGATTA – BP Jamsostek Cabang Sangatta menggelar sosialisasi PP Nomor 82 tahun 2019 tentang penyelenggaraan program jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian BPJS Ketenagakerjaan kepada badan usaha di Kutim, yang dilaksanakan pada Selasa (11/2) di Hotel Royal Victoria.

Dikatakan oleh Kepala BP Jamsostek Cabang Sangatta, Mugo Sulistyo mengatakan sosialisasi ini diikuti oleh ratusan badan usaha agar memahami kenaikan manfaat terbaru. Menurutnya, seluruh pekerja di Kutim harus terlindungi oleh BP Jamsostek.

Tidak hanya pengobatan yang ditanggung sampai sembuh, namun biaya transportasi menuju tempat pengobatan pun, kata Mugo ditanggung penuh oleh pihaknya. Tidak tanggung-tanggung, kenaikan manfaat tersebut meningkat signifikan.

“Kami akan tanggung jika terjadi kecelakaan kerja, jika lewat darat sebelumnya hanya Rp 1 juta saat ini akan dibiayai hingga Rp 5 juta,” ujarnya saat diwawancarai di lokasi.

Hal serupa berlaku untuk keberangkatan korban menuju tempat pengobatan menggunakan moda kapal laut yang sebelumnya ditanggung hanya Rp 1,5 juta, saat ini mencapai Rp 2 juta. Pun begitu jika menggunakan pesawat yang awalnya hanya Rp 2,5 juta saat ini ditanggung sampai Rp 10 juta.
Perihal pengobatan korban, menurutnya akan ditanggung penuh tanpa batasan biaya sesuai kebutuhan medis.

Bahkan akan pula ditanggung jika pasien sementara tidak mampu bekerja, selama 12 bulan pertama akan ditanggung dan diberi penggantian gaji hingga 100 persen.

“Peningkatan manfaat akan mengcover korban hingga sembuh. Dulu cuma enam bulan saja yang diberikan santunan 100 persen, lalu di enam bulan kemudian jadi 75 persen. Sekarang selama setahun sebesar 100 persen,” jabarnya.

Kenaikan manfaat lainnya yaitu pemberian beasiswa kepada anak peserta yang meninggal dunia, akibat kecelakaan kerja atau cacat total, yaitu beasiswa dari TK sampai perguruan tinggi untuk dua orang.

Dalam kegiatan ini sebanyak 115 perusahaan hadir, baik dari sektor tambang, kebun sawit, pemerintahan, rumah sakit hingga perdagangan yang ada di Kutim. Dia berharap agar seluruh pekerja di kabupaten ini dapat mendaftar dalam perlindungan jaminan sosial tenaga kerja di BP Jamsostek.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *