Sanksi Bagi Peternak Nakal, Distanak Larang Masyarakat Beli Hewan Qurban Tanpa Lebel Sehat.

teropongmedia.com,Sangatta- Masih adanya peternak nakal yang enggan melaporkan kesehatan hewan ternaknya, membuat Dinas Peternakan (Distanak) mengambil jalan tengah, yaitu larangan bagi masyarakat untuk membeli hewan ternak tanpa label sehat.

Ternak kambing dan sapi adalah usaha tradisional yang prospeknya sangat baik dan sudah lama diusahakan oleh petani atau masyarakat sebagai usaha sampingan atau tabungan. Pemeliharaan dan pemasaran hasil produksi (baik daging, susu, kotoran maupun kulitnya) relatif mudah.

Akan tetapi, usaha yang satu ini sering berbenturan dengan warga lainnya. Bau yang menyengat dari kotoran kambing, letak kandang yang kadang di komplek perumahan dan kebiasaan pemilik ternak yang membakar sisa bekas makanan kambing sehingga megeluarkan asap tebal yang menyesakkan nafas, sangat mengganggu warga sekitar kandang dan tak jarang menjadi bibit perselisihan antara pemilik ternak kambing dan warga sekitar.

Seperti diwilayah Jalan Pinang Dalam Sangatta Utara, terdapat Tiga (3) kandang sapi dan kambing yang sangat berdekatan dengan pemukiman warga dan sekolah,hal ini tentu sangat menganggu warga sekitar, namun sangat disayangkan, pasalnya sipemilik kandang enggan mendengarkan teguran dari berbagai pihak.

“Baunya sangat menganggu, warga yang lalu lalang pun mau tidak mau harus menghirup udara tak sedap itu ketika lewat, terlebih lagi saat hujan turun, bau kotorannya jadi sangat menyengat. Kegiatan anak-anak yang berada dikelas pun ikut ternganggu karena baunya”ungkap Ulla (34) warga Pinang dalam.

Kepala Dinas Peternakan (Kadistanak) Mardi Suaibman pun akhirnya memberikan sanksi bagi peternak yang tidak mau menuruti peraturan daerah.

“Ini merupakan salah satu sanksi bagi peternak yang nakal, yang enggan menuruti peraturan akan tidak bolehnya beternak diwilayah padat penduduk, Sanksi itu ialah tim kami tidak melakukan pengecekan kesehatan bagi hewan ternaknya”,ucap Mardi.

Selain itu juga, pihaknya tidak akan memberikan label sehat bagi hewan ternaknya “Kami tidak akan memberikan label sehat dan surat keterangan kesehatan bagi hewan ternaknya, tentu hal ini akan berdampak pada pendapatannya juga. Kami dari Distanak menghimbaukan kepada masyarakat di Kutai Timur agar membeli hewan yang harus ada lebel sehat dari distanak, jika tidak ada label sehatnya pihak kami tidak akan bertanggung jawab atas apapun yang terjadi”,tegasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *